Rabu, 11 November 2020

Berkuda

Rasanya hampir semua eyang,kakek/nenek, simbah di seluruh dunia gemar memanjakan cucu. Ga terkecuali eyangnya anak-anak. Setiap ketemu eyang, ga lagi mudik atau di Bekasi, eyang hampir selalu memanjakan cucu-cucunya, salah satunya adalah jalan-jalan. Kalau ms.coronces ga ada, selama di Bekasi bisa jadi hampir setiap hari eyang ngajak cucunya jalan. Walaupun jalan-jalannya itu cuma jemput Nadya sekolah, muterin sekitaran rumah, jajan-jajan di luar. Kesemuanya itu selalu ada dalam memori Nadya tentang eyangnya. Kunjungan eyang ke Bekasi kali ini, tentunya tidak seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya. eyang lebih banyak berdiam diri di rumah. Tapi tetep jiwa eyangnya memberontak. Pengen rasanya ngajak cucu-cucu jalan-jalan. Akhirnya mengobrol, saya sarankan saja untuk jalan-jalan ke Mutiara Gading Timur. Disana kalau sore jadi pasar malam, banyak wahana permainan anak. Tapi tentunya saya hanya ijinkan anak-anak untuk naik kuda saja, tidak untuk bermain yang lain. Pertimbangannya, kalau naik kuda saja tidak membuat kerumunan. Yang pasti Umar udah hepi banget naik kuda. Rencananya pergi di hari kerja saja supaya tidak ramai. Konsekuensinya, saya dan suami tidak bisa ikut. dengan catatan pula, kalau hari tidak hujan baru berangkat.

Alhamdulillah sore ini cerah, rencana jalan-jalan ke Mutiara Gading Timur terlaksana. Berangkat sekitar pukul 4 sore setelah Ashar dan anak-anak bangun. Ga pakai mandi sore dulu, biar mandinya setelah pergi saja, eyang bersama anak-anak, tentunya dengan teteh yang jagain Umar berangkat. Alhamdulillah walaupun terkahir kali ke Bekasi itu setahun yang lalu, eyang masih hapal jalan ke Mutiara Gading. Eyangnya anak-anak memang hebat deh, di usia yang sudah lanjut, eyang kakung masih kuat nyetir sendiri, walaupun sudah ga bisa terlalu jauh. Kalau cuma nyetir Magelang-Semarang sih masih sering banget. Lebih dari itu biasanya sudah capek. Pun ingatan terhadap jalan masih cukup oke. Barangkali dasarnya eyang anak-anak ini hobi jalan ya. Jadinya pergi ke Mutiara Gading itu, ga cuma anak-anak aja yang seneng. Eyangnya juga seneng karena bisa jalan-jalan keluar. Paling seneng tentu Umar. Di usianya 3 ahun ini, Uamr baru mulai paham jalan-jalan dan kesenangan bersama eyang. Pulang dari Mutiara Gading, anak-anak nagih jajan es krim dong sama eyangnya.Dan tentu saja diiyain sama eyangnya. Cucu mana yang ga seneng dimanja begini 😂. 

Kebersamaan bersama eyang tentu ga bisa dinikmati setiap hari. Karenanya setiap eyang berkunjung, saya kadang merasa puas-puasin lah dimanja eyang. Walaupun secara rutinitas jadi kacau, tapi hal seperti ini tidak berlangsung lama. saya juga ga tau, apakah secara teori parenting hal ersbeut adalah hal yang baik atau tidak. Tapi bagi saya, memori anak-anak tentang kebersamaan dengan eyangnya perlu mendapat tempat khusus di hati mereka. Pun, saya juga ingin memberika memori yang baik bagi eyang terhadap kunjungan kepada cucu-cucunya.

****
nilai : 97%


0 komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu disini ^^