Senin, 23 Desember 2013

Sabtu, 21 Desember 2013

First Anniversary

"Boleh aku pegang tanganmu?" kata si pria.
"Boleh.." kata wanita itu tersipu sambil pelan-pelan menjulurkan tangannya.
"Aku bahagia..." kata si pria sambil mendekap tangan wanita di dadanya.
Untuk pertama kalinya tangan wanita itu digenggam seorang pria. Rasanya begitu hangat. Wanita itu yakin bahwa pria ini tak akan menyia-nyiakannya..

Setahun berlalu, pria itu bercerita kepada si wanita,
Ada seseorang yang sudah meninggal. Di alam sana, dia ditanya tentang bagaimana kehidupannya ketika di dunia.  Orang tersebut mengatakan bahwa kehidupannya di dunia baik-baik saja. Padahal dalam kenyataannya, selama di dunia kehidupan orang itu kadang baik kadang tidak. Namun, orang itu beranggapan bahwa hal-hal yang tidak baik itu telah tertutupi oleh hal-hal yang baik sehingga dia merasa hidupnya baik-baik saja.Seperti itulah hidupku, kata si pria, segala yang tidak baik telah tertutupi dengan yang baik. Makanya aku bahagia hidup denganmu..


Alloh, terima kasih untuk kebersamaan kami selama setahun ini..
Terima kasih untuk titipan terindahMu kepada kami..



Happy anniversary..
Semoga Alloh selalu merahmati keluarga kita..
Menyatukan kita dalam jannahNya kelak..
:-* 


Kamis, 14 November 2013

Celoteh Nadya :-*

Assalamu'alaykum wr wb om/tante..Kenalkan namaku Nadya. Nama lengkapku Nadya Izzaturrahmah. Nama cantik itu pemberian papaku. Kata papa, Nadya artinya lembut. Izza artinya harga diri, Rahmah artinya penyayang. Aku didoakan supaya menjadi wanita lembut yang menjaga harga diri dan penuh kasih sayang :-)

Aku lahir melalui persalinan normal pada hari Kamis 31 Oktober 2013 pukul 19.05. Beratku waktu lahir 2850 gr, panjang 48 cm. Mamaku bilang, aku lahir lewat dari hpl. Banyak orang udah nanyain kok aku ga keluar-keluar. Padahal waktu itu aku masih betah tinggal di perut mama yang hangat dan nyaman. Hihi..Tapi lama-lama perut mama sempit juga. Yaudah aku keluar deh..Walaupun di luar perut mama ga sehangat di dalam, aku senang. Akhirnya bisa liat mama, bisa digendong papa, dan ternyata banyak orang yang sayang sama aku. Hihi..jadi pengen cepet gede biar bisa main bareng mereka :-) . Makanya sekarang aku rajin minum ASI dari mama. Katanya klo minum ASI bisa cepet gede ya..?

Om/tante aku mau curhat. Bayi jaman sekarang udah bisa curhat. Itu kan fotoku waktu umur 2 hari, aku kliatan item ya. Padahal waktu lahir sampe umur sehari aku putih lo. Sekarang kadang aku kliatan item kadang kliatan putih. Jadi galau :'(
Tapi papa bilang ga masalah mau kulitnya item atau putih yang penting kan Islam. Ah iya juga ya om/ tante. Mohon doanya ya semoga aku tumbuh jadi wanita shalihah, cantik, lembut, penyayang dan menjadi penyejuk hati kedua orang tuaku. Aamiin..

Udah dulu ya om/tante aku mau ngASI dulu. Cerita banyak gini bikin aku laper..hihi..insya alloh lain waktu aku cerita lagi ya..

Wassalamu'alaykym wr wb :-*

Published with Blogger-droid v2.0.10

Kamis, 12 September 2013

Belahan Jiwa

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (Ar Rum 21)




Teriring doa untuk sahabat-sahabat yang sedang dalam proses 'mencari'. Semoga Alloh senantiasa memudahkan ikhtiar kalian, memberikan kebarokahan yang banyak dalam setiap proses yang harus dilewati, kesabaran yang tiada batas dan memberikan sebaik-baiknya pasangan hidup. 

Pemilik tulang rusuk akan berjalan mencari dimana tulang rusuknya berada..
Tulang rusuk akan tahu siapa pemiliknya..
dan dia tidak akan mampu menolak kedatangan pemiliknya...
 

pict from here

Selasa, 27 Agustus 2013

i wanna grow old with you

-->


I wanna grow old with you
I wanna die lying in your arms
I wanna grow old with you
I wanna be looking in your eyes
I wanna be there for you
Sharing everything you do
I wanna grow old with you

Jumat, 07 Juni 2013

Separuh Perjalanan

Berawal di akhir Januari ketika badan menunjukan sinyal yang tidak seperti biasa. Badan terasa lelah dan berat. Hampir menjelang sore, perut terasa kembung yang menimbulkan rasa sangat tidak nyaman. Belum lagi suhu tubuh yang hampir tiap hari terasa panas. Pikir saya, mungkin tanda-tanda mau "dapet" kali ya..Walaupun agak sangsi juga sih, secara baruuu aja selesai haid pekan lalu. Masa udah mau dapet lagi. Si mas yang bilang, "jangan-jangan hamil".. Hmm ya...bisa jadi sih..Tapi..tapi..tapi..ah ga tau deh.Harap-harap cemas.. "Beli testpack aja yuuk. Biar jelas hamil apa enggak. Kalo ga hamil ya segera berobat lah. Kalo kaya gini kan jadi bingung mau digimanain.", kata Mas waktu itu. Saya bilan, " Ntar aja deh, kalo udah telat baru beli, toh tes sekrang belum tentu kliatan hasilnya. Kan masih awal-awal belum terdeteksi." Mas ngalah..baiklaaah hari-hari penuh harap dan cemas. Dan sepanjang penantian itu, badan tak kunjung membaik. Bahkan terkadang perut terasa nyeri seperti ditusuk-tusuk. Bau kopi yang biasanya saya suka itu tetiba menjadi bau yang membuat mual. Belum lagi nafsu makan yang gila-gilaan. Bawaannya lapeer aja. Tapi belum ada nyali juga untuk beli testpack. Sejak menikah, kami memang ga ingin menunda punya anak. Jadi kalo ternyata ini ga hamil, pastinya ada rasa-rasa kecewa juga kan ya. Jadinya yaa...menunggu sampai benar-benar telat aja deh. :)

Tengah Februari 2013..Rasanya makin deg-degan. Hampir tiap hari ditanya Mas, "jadi dapet ga?". dan sampai hari itu si tamu belum kunjung tiba. Akhirnya pada due date nya, 13 Februari 2013, tamu ga datang juga, kami putuskan. "Oke, beli testpack. " Lucu juga waktu mau beli testpack. Udah sampai di depan apotek, saya maluu banget waktu mau beli. hahah..akhirnya Mas aja yang masuk ke apotek buat beli. Dan cuma beli satu buah tok. Agak-agak gimana gitu, kok ya belinya cuma satu. Tapi Mas bilang, emang barangnya tinggal satu itu tok. Mana belinya juga yang paling murah. :D Yasudlaah..kita liat aja..Ga sabar menunggu pagi datang..  :)

Bangun subuh seperti biasa. Langsung ambil testpack yang sebelumnya dibeli. Agak canggung pegang benda itu. Baru bener2-bener pertama kali sih pegang benda kaya gitu. Dan ga pernah liat orang pakai gimana caranya. Deg-deg an takut salah pakainya, kan jadi ga akurat yaa..Mana cuma punya satu pula. secara seksama dibaca petunjuk pemakaiannya, diikuti langkahnya dengan hati-hati. Setelah dicelup, tunggu sebentar. Rasanya makin ga karuan. Positig-ga-positif-ga-positif-ga. 2 Menit berlalu...Testpack diambil. Ada sebuah garis merah marun, dan sebuah lagi garis merah muda yang masih sangat samar-samar. Bengong..Kata petunjuknya, klo garisnya dua berarti positif. Tapi, ini garis yang satu tipiiis banget. Jadi, positif ga ya...Tapi klo baca-baca, biar masih tipis artinya udah positif. Ga pede memutuskan.. Yaudah solat subuh dulu aja, sambil tunggu Mas pulang dari masjid. Sepulang Mas dari masjid, saya tunjukin lah hasil testpack itu, kata Mas, "Ah, udah ini. klo udah dua udah pasti positif. Ntar kita periksa deh ke dokter". Ooh gitu yaa..Masih bengong..Rasanya aneh mendapati diri ini sudah berbadan dua. Rasanya seneng, panik, takjub, campur aduk deh.. Berhubung dua garis merah itu, anggap saja saya sudah hamil. :D  Kebetulan siang itu Mas harus berangkat dinas ke luar kota. jadi dalam waktu dekat kami belum bisa ke dokter untuk memastikan kehamilan. Tapi sekali lagi, saya anggap saya sudah hamil Meski belum berani cerita-cerita ke orang-orang bahkan ke ortu. Pikirnya nanti saja klo udah dari dokter. Dan biar sudah menganggap diri hamil, hari-hari itu saya masih pecicilan. Jalan masih suka cepat-cepat yang berakibat, masih bisa angkat baju bersih ke lantai dua buat dijemur, masih suka naik turun tangga..yang tentu saja berakibat nyeri. Aah, tapi masih suka cuek. -_-" dan nyeri itu masih sering muncul bahkan menjadi-jadi. Sampai akhirnya karena khawatir, malam itu kami memutuskan untuk ke bidan dulu. Kenapa ga langsung ke dokter..? Soalnya menurut referensi yang ada, dokter wanita yang praktik malam itu ga ada. Jadilah ke bidan dulu. Kata mbak Bidan, kalo ditestpack udah dua garis, udah hampir pastilah hamilnya. Udah akurat itu. trus nyerinya itu karena terlalu banyak gerak. Jadinya diminta untuk ga banyak aktivitas dulu. Oke, baiklah. Legaaa...

Eh, tapi ternyata..Kunjungan pertama ke bidan tidak membuat semakin membaik. Yang ada, saya jadi berasa sering mual dan terkadang muntah. Kata orang-orang sih itu psikologis aja. Biasanya setelah tau hamil, wanita cenderung jadi menampakkan gejala kehamilan. Yasudahlah klo mual dan muntah aja, kan memang umumnya orang hamil ya. Tapi yang tidak biasa itu kalo pas hamil keluar flek. Iyaaa.. senin itu saya pulang malam karena masih ada rapat. sepulangnya dari rapat itu, saya mendapati ada flek. Kagetlah. Setelah searching-searching di internet, flek di awal kehamilan bisa saja terjadi akibat janin yang menempel di rahim. Sedikit tenang sih, tapi ga bisa benar-benar tenang. Akhirnya diputuskan keesokan harinya bolos kerja dan ke rumah sakit untuk memastikan kehamilan. 

Kunjungan pertama ke dokter kandungan. Karena butuh segera, asal dokter aja yang penting dokternya wanita. Mas pagi-pagi sudah ke RSI untuk pendaftaran dan juga memastikan dokter wanita yang praktik pagi itu. dapatlah sebuah nama dokter yang sepertinya wanita. Pukul 09.00 pagi Mas pulang lagi untuk jemput saya. Menunggu hampir 1 jam hingga nama saya dipanggil. Begitu masuk ruangan, kagetlah kami karena ternyata dokternya adalah pria TT. Tapi berhubung sudah mendesak untuk menanyakan flek itu, yasudlah dengan sangat canggung kami berhadapan dengan dokter tersebut. setelah di USG, Alhamdulillah kantung kehamilan sudah kelihatan. Perihal flek yang kami tanyakan, dokter itu sedikit kaget tapi cuma memberi saya obat penguat. setalh USG agak lega sih, karena berarti hamilnya beneran. Tapi merasa ga puas dengan konsultasi ke dokter tersebut. sudah dipastikan visiting berikutnya kami ga akan ke dokter itu lagi. Kalo perlu ga di RS itu juga.

Hari-hari selanjutnya, ternyata flek itu masih muncul. Meski bukan lagi berupa darah merah, tetapi hanya semburat warna coklat muda. Bahkan perut rasanya kencang kaya kram. baiklah, ini pastilah ada yang tidak beres. Jumat selanjutnya saya ngantor cuam setengah hari, karena kram yang masih melanda. Memutuskan untuk ke dokter lain sore itu. Dapatlah seorang dokter wanita yang praktik sore itu di RS dekat rumah. Namanya dokter laris ya..antrenya na'udzubillah. visiting pertma itu kami baru masuk pukul 1/2 12 malam. Iya..nunggu dari habis Isya baru masuk jam segitu. Dan di setelah kami masih ada beberapa orang yang menunggu antrean. Bener-bener deh dokter ini, kapan tidurnya yaa... Tapi biar antre panjang dan masuk baru tengah malam, kami merasa cukup puas. Begitu masuk dan di USG (dengan dokter ini, kami diberi opsi untuk melakukan USG transvaginal karena untuk lewat perut belum terlihat jelas), dokter langsung menebak klo saya sering kram dan flek. Dan memang karena begitulah. Tapi untuk penyebabnya, dokter tersebut belum bisa memastikan. Saya diminta untuk menjalani tes darah dulu. Jadilah malam itu saya tes darah, dan hasilnya akan diberitahu beberapa hari kemudian. Rasanya nunggu tes itu udah panik aja. Sempat sih dalam posisi ikhlas dan pasrah seandainya kehamilan saya ini tidak bisa dipertahankan.Berharap yang terbaik saja. 

Beberapa hari berlalu, kami dikabari RS bahwa hasil tes sudah jadi.Yang ternyata hormon progesteron saya rendah. Hal itu yang menyebabkan sering terjadi flek. Belum ada tindak lanjut karena kami pikir masih harus visit dokter lagi untuk menyampaikan hasil lab tersebut. Eh, tapi beberapa hari kemduian RS menelpon bahwa dokter kami itu sudah melihat hasil tes darah itu dan sudah meresepkan obat, tinggal tebus saja. Pada titik itu, kami sih merasa sangat puas dengan pelayanan dari RSIA tersebut. Jadi kan ga perlu konsul ke dokter dulu, trus nebus obat lagi. Yaaa..kalo konsul lagi kan berarti keluar duit lagi... :D  Dan alhamdulillah, setelah datang ke dokter tersbut, flek tak lagi datang. :)

Perjuangan tak sampai disitu. Setelah flek, saya tepar. Tepar dalam arti sebenarnya. Mual yang makin menjadi. Ditambah susah makan. Makan apa saja keluar lagi. Dan karena tidak ada makanan yang masuk itu, tubuh jadi sangat lemas. Jadilah saya ambil cuti. Hampir sepekan di rumah ga bisa ngapa-ngapain. Berbaring aja. Bahkan untuk solat kadang sampai ga kuat berdiri. Rasanya sediiih. Laper tapi susah makan. Makan nasi dikit saja udah pasti dimuntahin lagi. Kadang makan buah masih bisa masuk. Tapi lebih banyak ga bisa ada yang dimakan. Kasian liat Mas yang panik. mesti bolak balik kantor, atau seringnya ijin demi menunggui istrinya ini. Kerjaan rumah udah ga kepegang sama sekali. Lagi-lagi Mas juga yang harus turun tangan, mengerjakan semuanya. 

Sepekan setelah tepar itu, saya sudah semakin lemas. Ga ada makanan yang bisa masuk. sudah kepikiran kalo begini terus bisa jadi diinfus ini. Akhirnya malam itu kami mendatangi bidan yang berujung diberi obat mual. Mbak Bidan bilang kalo ga bsia makan nasi, boleh lah diganti yang lain, seperti kentang, roti, ubi, jagung. Apa aja yang penting ada karbohidratnya. Setelah dari situ, dan minum obat mual. saya jadi lebih baik sih. Masih belum makan nasi, Mas dengan senang hati menyiapkan kentang goreng. Lauknya bisa sosis, nugget, fillet ayam, atau telur. Tergantung permintaan "Kanjeng Ratu" :p . Yaa..sejak itu kalo mau makan mikir dulu sih, saya pengennya apa. Biar makanannya bisa masuk dan sayanya doyan. Selama beberapa pekan, saya akhirnya makan selain nasi. Bosan dengan kentang, makan jagung. Kadang makan mie atau bihun atau roti. Bubur masih bisa dimakan sih. Tapi Alhamdulillah seiring berjalan waktu, saya kembali bisa makan nasi. Dan bisa makan apa aja. Dan sekrang ini, justru bawaanya lapeer terus. Sebentar telat makan, rasanya laper dan lebay kliatannya. habisnya udah langsung mual, lemes, kaya orang mau pingsan :D

Semakin kesini, Alhamdulillah kondisi saya semakin membaik. Nafsu makan sangat baik. Walaupun berat badan belum naik banyak, pun terakhir kali visit dokter, berat janin saya masih dibawah normal. Tapi secara keseluruhan sudah membaik. Kalo dilihat, perutnya juga belum keliatan besar sih. Secara dari sananya saya emang kurus, jadi lemak di perut emang sedikit. Jadi klo ga kliatan masih wajar kan ya..:)

Pekan ini usia kehamilan saya sudah menginjak 20 pekan. Sudah separuh perjalan. Tinggal separuh perjalan lagi untuk bertemu si baby, insya Alloh. Semoga di sisa separuh perjalanan ini, semuanya berjalan lancar. Ibunya sehat, bayinya sehat, bapaknya juga sehat  Bisa melahirkan normal. dan kelak si baby menjadi anak yang salih.Aamiin...

Kalo ditanya, pengen anak cew ato cow, saya bilang sih saya pengen anak cew biar bisa dipakein baju pink :D *timpuk emaknya. Tapi apapun itu, mau cew ato cow, insya Alloh tetep seneng kok. yang penting kan sehat ya... Mohon doanya ya teman-teman :))




Terima kasih sangat untuk Cinta..
yang telah begitu bersabar menemani dan merawat kami...;')


Selasa, 23 April 2013

After Hiatus

Setelah berhiatus sekian lama akhirnya kembali lagi mengunjungi rumah yang tampaknya sudah memiliki sarang laba-laba. Dengan sedikit memaksakan diri akhirnya memutuskan untuk kembali mengunjungi rumah ini, mengingat belakangan ini kemampuan otak mulai menurun. Apa hubungannya...?? Yaaa...setidaknya kalo saya mulai bersih-bersih rumah, isi-isi rumah lagi, otak saya kembali terpakai.. :D  Ah, bilang aja kemarin-kemarin malas sekali menulis.
Jadi..apa kalian menanti cerita-cerita saya setelah menikah..?? Iissh...narcisnyaaa.. Baiklaah, berita pertama saya setelah 4 bulan ini menikah, saya ketularan narcis suami saya..:D  Itu berita penting ga pentingnya... Tapi berita seriusnya, saya mau nulis kelanjutan postingan terakhir saya, yang berarti cerita setelah menikah.
Januari 2013
Awal tahun baru, awal kehidupan saya yang baru pula. Setelah menikah, kami langsung menempati rumah kontrakan yang sebelumnya sudah disiapkan Mas. Disinilah kehidupan rumah tangga kami sebagai sepasang suami istri dimulai.
Sebulan pertama yang berwarna di kehidupan kami. Dulu jauh sebelum menikah, saya selalu membayangkan menjadi istri itu berarti harus bisa masak, pinter beres-beres rumah, rajin nyuci dan setrika, dan berkutat dengan berbagai urusan domestik lainnya. Nyatanya, hingga saya menikah, saya gagal belajar masak. Yang berarti bayangan saya, bahwa setiap hari istri harus masak dan membawakan bekal makan siang pupus sudah. -_-"
Alhamdulillah suami saya bukan orang yang rewel tentang makanan. Pun beliaunya lebih jago masak. Jadinyaa...untuk urusan masak, saya ga ambil pusing. Beliau lebih seneng masakin buat istrinya ini. Suka juga belanja.Walaupun kadang-kadang minta juga saya yang memasak. Tapi jaraaaang banget. Habisnya sayanya lebih sering minder kalo disuruh masak.. :D  Hingga hari ini, ga sampe hitungan jari saya masakin buat beliau. Pun untuk belanja ke pasar..hmmm ga bisa dibanggakan sih jadi istri model begini. -_-"
Urusan domestik lainnya..? Masih bisa kepegang dan dikerjakan bersama. Maksudnya ga semua-semua harus dikerjakan istri kok..:))
Selama Januari ini, kami juga disibukkan dengan urusan kuliah. Bulan tersebut kami menjalani sidang. Kami kuliah di universitas berbeda, tapi kebetulan jadwal sidang kami sama-sama di bulan Januari. Hasilnya, Alhamdulillah kami berdua dapat lulus dengan baik...:))
Hari-hari selanjutnya, kehidupan semakin penuh warna. Ada rencana-rencan yang ingi  direalisasikan. Ada pengharapan yang ingin segera terkabul. Dan tak selamanya warna itu cerah, terkadang kami berhadapan dengan warna gelap. Namanya manusia yang tak selamanya sempurna. Sebulan beinteraksi, mulailah baik buruknya sisi seorang terlihat. Yang kadang bikin kesel, gemes, hingga air mata pun menitik. Ah, tapi namanya rumah tangga, ga seru juga kalo ga ada begitunya ya..:D Tapi biasanya setelah kesel kesel dan gemes, cukup sebuah pelukan dan semuanya akan kembali baik. :)
Februari 2013
Inginnya, di bulan ini kami udah mulai bisa jalan-jalan, klayapan, ato merancang honeymoon. Tapii  takdir berkata lain, kami belum bisa juga merealisasikan rencana itu. Dan sejak menikah hingga skarang, kami baru sekali pergi klayapan ke luar Jakarta. Itu pun cuma ke Depok, pas yudisiumnya Mas tok. Setelah itu hingga sekarang belum pernah kemana-kemana lagi. Jadi jangan bertanya kami honeymoon kemana karena tenyata Alloh punya rencana yang jauh lebih indah..:)) Jadi...apa rencana Alloh untuk kami..?? Hmm..lanjut diposting selanjutnya saja. Biar saya dipaksa nulis lagi..:))
Published with Blogger-droid v2.0.9